Sering Masturbasi Bisa Picu Ejakulasi Dini, Mitos Atau Fakta?

Diposting pada

Masturbasi bisa menjadi suatu kebiasaan yang dilakukan oleh laki-laki saat keinginan untuk melakukan hubungan intim terkendala berbagai hal. Beberapa orang melakukannya karena merasa lebih gampang untuk melakukannya sendiri, sehingga menjadi kebiasaan. Namun, masih banyak orang yang percaya jika terdapat dampak negatif yang dirasakan jika terlalu sering bermasturbasi.

mitos atau fakta masturbasi

Banyak orang yang bertanya terkait kebenaran jika kebiasaan masturbasi dapat memicu ejakulasi dini.

Kelainan ini dapat membuat pria sulit untuk mempertahankan ereksi yang dapat memengaruhi hubungan suami-istri.

Namun, benarkah jika masturbasi dapat menyebabkan kelainan tersebut? Berikut penjelasannya!

Fakta Masturbasi Dapat Picu Ejakulasi Dini

Masturbasi adalah suatu kegiatan untuk menstimulasi alat kelamin dengan cara seksual untuk mencapai orgasme. Bukan tidak mungkin bermasturbasi dapat menjadi kebiasaan jika dilakukan terlalu sering.

Dipercaya jika pria yang terlalu sering melakukan masturbasi dapat memicu terjadinya ejakulasi dini.

Nah, ejakulasi dini sendiri adalah pengeluaran air mani dari Mr. P selama orgasme, tetapi lebih cepat dari yang kamu atau pasangan inginkan.

Jika gangguan tersebut terjadi hanya sesekali, kamu tidak perlu risau karena memang wajar. Namun, jika hal tersebut terjadi terlalu sering, perawatan dari dokter perlu dilakukan.

Lalu, apa benar jika terlalu sering melakukannya dapat picu ejakulasi dini?

Faktanya, masturbasi yang dikabarkan dapat menjadi pemicu ejakulasi dini atau disfungsi ereksi pada pria adalah mitos.

Bermasturbasi adalah hal yang lumrah untuk dilakukan dan tidak dapat memengaruhi kualitas atau frekuensi dari ereksi.

Seseorang mungkin tidak dapat ereksi dengan segera setelah masturbate karena memasuki periode refraktori pada pria. Maka dari itu, pria butuh waktu untuk dapat ereksi lagi setelah ejakulasi.

Seseorang dapat dikatakan mengalami ejakulasi dini apabila tidak dapat menahan ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetrasi selama hubungan seksual.

Klimaks yang cepat selama bermasturbasi pula dapat menjadi pertanda apabila seseorang mengalami gangguan disfungsi ereksi tersebut.

Pria dapat dikatakan mengalami ejakulasi dini jika mengalaminya setiap melakukan hubungan intim dari sejak pertama kali.

Obat Pembesar Alat Vital Hendel Forex

Obat Pembesar Alat Vital Hendel Forex

Cara Mengurangi Kebiasaan Masturbasi

Meski disebutkan tidak ada dampak buruk yang dapat terjadi saat melakukan masturbasi, tetap saja mengurangi kebiasaan tersebut pasti ada manfaat masturbasi.

Seseorang yang terlalu sering melakukan stimulasi seksual secara mandiri dapat menurunkan tingkat kepuasan saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Hal tersebut karena telah terbiasa mencapai klimaks dengan bantuan diri sendiri.

Maka dari itu, pastikan hubungan intim dengan pasangan tetap dilakukan dan bermasturbasi hanya sebagai tambahan.

Selain itu, kamu pun dapat mengurangi kebiasaan mencapai orgasme tanpa bantuan orang lain dengan cara menghindari faktor-faktor yang dapat memicu keinginan untuk melakukannya.

Jauhi dan hindari segala hal yang dapat memicu birahi, seperti konten pornografi. Kamu juga dapat berolahraga secara rutin untuk melepaskan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan memicu energi positif pada tubuh.

Selain itu, olahraga pula dapat menjadi pengalih perhatian dari kebiasaan tersebut.

Itulah fakta terkait masturbasi yang dapat picu ejakulasi dini pada pria.

Meski masturbasi tidak dapat menyebabkan dampak negatif, ada baiknya untuk mengurangi kebiasaan tersebut agar kualitas hidup menjadi lebih baik. Dengan begitu, kamu dapat lebih memperhatikan kualitas hubungan intim dengan pasangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *